Langsung ke konten utama

PARAH!!! TIMSES SALAH SATU PASLON GUBERNUR NTB SEBARKAN HASIL SURVEI BODONG



Semakin mendekati pemilihan gubernur NTB 2018 kelakuan team sukses Paslon kian menggila. Berbagai macam cara dilakukan untuk mempengaruhi pemilih walaupun berbohong. Teamses salah satu pasangan Cagub-Cawagub NTB 2018 menyebarkan hasil survey BODONG.  

Survei yang diberi judul “HASIL SURVEI LSI TERAKHIR” yang disebarkan oleh teamses salah satu pasangan calon tersebut memenangkan pasangan H. MOH. SUHAILI FADHIL THOHIR, SH – H. MUH. AMIN, SH.MSI dengan persentase 40,01%, diikuti pasangan nomor urut 3 DR. H. ZULKIEFLIMANSYAH – DR. HJ. SITTI ROHMI DJALILAH dengan persentase 25,28%. Selanjutnya pasangan H. ALI BIN DACHLAN – TGH. LALU GEDE SAKTI dengan persentase 20.15% dan TGH. AHYAR ABDUH – H. MORI HANAFI dengan persentase 10.06%.

Survei LSI (BODONG) ini jika dijumlahkan berjumlah 96.5%, kurang dari 100%. Hasil survey BODONG ini juga tidak dicantumkan kapan waktu dilaksanakan, begaimana metodolodi, dan berapa respondennya. Benar-benar BODONG. LSI yang dimaksud juga tidak jelas, apakah Lingkaran Survei Indonesia (LSI) atau Lembaga Survei Indonesia (LSI). Inilah kelakuan teamses PEMBOHONG yang merugikan paslonnya sendiri. *F1*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEDIA NASIONAL DAN LOKAL TETAP UNGGULKAN ZULROHMI

Setelah rilis hasil survei Olat Maras Institut (OMI) terhadap elektabilitas pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018. Pasangan nomor urut 3 Zul-Rohmi menempati posisi puncak dengan elektabilitas 28%. Diikuti pasangan Suhaili-Amin di ururan kedua dengan elektabilitas 21,6%. Selanjutnya pasangan Ahyar-Abduh di posisi ketiga dengan elektabilitas 17,7%, dan di posisi paling buncit ditempati pasangan Ali-Sakti dengan elektabilitas 12,6%. Sedangkan masyarakat NTB yang belum menentukan pilihan hanya tersisa 20,01%. Waktu pencoblosan tinggal beberapa hari lagi sehingga sangat sulit bagi pasangan Suhaili-Amin, Ahyar-Mori, dan Ali-Sakti mengejar Zul-Rohmi.


OMI merupakan lembaga independen yang melakukan survei pada tanggal 3-12 Juni 2018 dengan responden 1.200 orang yang tersebar di seluruh kabupaten di NTB. Survei ini menggunakan multistage random sampling, Margin of Error 2,6 persen, dan tingkat kepercayaan 96 persen. Survei ini menjadi satu-satunya survei yang bisa dipercaya keakur…

Inovasi dan Teknologi Kunci untuk Maju dan Bersaing

Jakarta - Inovasi dan penerapan teknologi yang tepat merupakan kunci utama sebuah perusahaan atau industri untuk berkembang dan bisa bersaing dengan baik di tingkat nasional maupun global. Hal tersebut disampaikan oleh Ilham Habibie, founder Berkarya Indonesia, dan Shoeb Kagda, founder Indonesia Economic Forum (IEF), dalam konferensi pers menjelang ajang IEF yang akan digelar di Jakarta, pada Senin-Selasa (14-15/11) pekan depan. Ilham mengatakan, dalam melakukan inovasi dibutuhkan adopsi teknologi yang tepat, atau sesuai dengan bisnis dari sebuah perusahaan atau industrinya. Sebab, inovasi berarti melakukan sesuatu yang berbeda. Keahlian dari pihak tertentu pun dibutuhkan dalam mengadopsi teknologi, sehingga bisa bersaing secara nasional maupun global. “Dalam berinovasi, tentu kita butuh teknologi. Tetapi, teknologi yang tepat dan relevanlah yang harus diadopsi, sehingga sesuai dengan bisnis yang dijalankan. Misalnya, bisnis menjual busana, perusahaan tersebut harus memiliki pemahaman…